Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) telah yakin bahwa yang akan menang di Pilpres 2019 adalah pasangan calon presiden dan wakil calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Hal itu dikatakan Presiden KSPI, Said Iqbal kepada wartawan saat konferensi pers peringatan May Day di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Rabu (1/5/2019).
"Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena kami pendukung maka kami berkeyakinan menang," ujar Said Iqbal.
Baca Menurut Said Iqbal, hasil Quick Count atau perhitungan cepat baik yang dilakukan oleh lembaga survei maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) bukanlah ukuran untuk menilai siapa Capres-Cawapres yang terpilih di 2019 ini.
Akan tetapi, kata dia, yang menentukan hasil Pilpres adalah perhitungan manual KPU.
"Kami nilai quick count dan real count KPU bukan ukuran tapi dari rekapitulasi manual di KPU," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, KSPI akan terus mengawal form C1 hingga 22 Mai mendatang.
"Kami yakin Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang dan kami akan terus kawal," pungkasnya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih melakukan penghitungan suara Pilpres 2019. Dalam situs resminya, real count KPU pada Rabu (1/5/2019) pukul 07.30 WIB telah mencapai 58,69 persen atau 477.359 dari 813.350 tempat pemungutan suara (TPS).
Sementara itu, berdasarkan hasil sementara real count KPU, pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin masih meraih suara lebih banyak dibanding pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul dengan 56,00 persen atau 50.286.550 suara.Sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya 44,00 persen atau 39.516.826 suara.
Selisih peroleh suara Jokowi dengan Prabowo saat ini sebesar 12 persen atau 10.769.724 suara. Data yang masuk 58,6 persen.
Sumber: Akurat.co

0 komentar :
Posting Komentar