April 2019

Amankan Pemilu Sulsel, Polisi yang Gugur Naik Pangkat



Inspektur Polisi Dua Anumerta Paulus Kleden telah dinaikkan pangkatnya menjadi Inspektur Polisi Satu oleh Kepolisian Republik Indonesia. Paulus Kleden telah gugur ketika bertugas mengamankan pemilihan umum di kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

"Di Polres Tana Toraja, tadi mendapatkan penghargaan. Meninggal kurang lebih satu minggu yang lalulah," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Komisaris Besar Dicky Sondani di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Senin (29/4/2019).

Paulus Kenden merupakan Kepala Operasional Bidang Bimbingan Masyarakat di wilayah Tana Toraja.

"Itu Paulus sehat, mungkin karena dia terlalu cape ya, kurang istirahat. Konon kabarnya sebelumnya itu sama sekali tidak tidur, dia begitu konsentrasi menjaga kotak-kotak suara ini supaya aman," kata dia.

Dicky Sondani menjelaskan selama pemilihan umum di daerah Provinsi Sulawesi Selatan hanya Paulus Kledern yang meninggal dunia.

Menurut Dicky Sondani terdapat beberapa anggota Polri yang sekarang sakit setelah bertugas mengawal proses pemilihan umum di Sulawesi Selatan.

"Dan kemudian yang sakit-sakit ada, tapi tidak ada yang sampai dirawat di rumah sakit, biasa mereka sakit mungkin kecapean mungkin batuk, flu. Karena memang situasi yang membuat kita harus tetap siaga dalam menjaga kotak suara atau pada saat mendistribusikan kotak-kotak suara tersebut ke PPK maupun ke PPS nanti," kata dia.

Untuk mengantisipasi agar korban tak berjatuhan, dia meminta anggota Polri tetap memperhatikan kesehatan.

"Kita harapkan mereka menjaga kesehatan dan kita sudah lakukan cek kesehatan dan kemudian kita berikan obat-obatan kepada anggota tersebut," kata dia.

Sumber: Akurat.co

Untuk Pariwisata, Menpar Targetkan Devisa 17,6 miliar Dolar AS



Arief Yahya sebagai Menteri Pariwisata (Menpar) telah menargetkan sektor Pariwisata Indonesia mampu menghasilkan devisa 17,6 miliar dolar AS.

Menpar, Arief Yahya, saat menjadi narasumber dalam acara Media Visit di Menara Kompas, Jakarta, Senin, (29/4), menjelaskan, Pariwisata Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tumbuh sebesar 25,68 persen.

“Naik signifikan dari tahun 2018 yang tumbuh 13 persen. Artinya naik dua kali lipat, dan jauh lebih tinggi dari pertumbuhan di ASEAN yang hanya 7 persen,” katanya melalui siaran pers yang diterima AkuratTravel, Senin, (29/4).

Oleh karena itu, ia menargetkan sektor pariwisata bisa menjadi penghasil devisa terbesar dengan angka proyeksi 17,6 miliar dolar AS. Angka tersebut mengalahkan devisa dari Crude Palm Oil (CPO) sebesar 16 miliar dolar AS.

"Kalau target pencapaian 20 juta wisman pada 2019 belum tercapai, dengan penghasilan devisa pariwisata akan jadi nomor satu, melebihi CPO yang kini devisanya 16 miliar dolar," katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pariwisata memiliki tiga strategi pada 2019 yaitu pengembangan pemasaran, pengembangan destinasi, dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) sektor pariwisata.

"Di bidang pemasaran, kami 70 persen menggunakan digital. Karena saat ini sudah era digital. Costumer kita juga 70 persen sudah menggunakan digital. Tidak hanya itu, ada juga crossborder tourism, Low Cost Carrier Terminal, dan Tourism Hub,” ujar Menpar.

Untuk pengembangan destinasi sendiri, pemerintah Indonesia sudah menetapkan 10 destinasi prioritas. Dari 10 destinasi itu, 4 telah ditetapkan menjadi destinasi super prioritas yang akan dipercepat pengembangannya, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

"Untuk SDM, pada 2019 kami targetkan ada 500 ribu orang yang tersertifikasi level ASEAN,” ujarnya.

Terkait tantangan dari sektor pariwisata pada 2019, Menpar Arief mengatakan, kebijakan tarif di industri penerbangan sangat mempengaruhi sektor pariwisata. Dia berharap ada price elasticity atau harga yang fleksibel.

Karena jika harga tiket untuk penerbangan domestik naik, secara otomatis akan berpengaruh pada permintaan tiket. Turunnya jumlah permintaan tiket tersebut kemudian bisa berdampak pada sektor Pariwisata Indonesia.

"Kalau ingin menaikkan tarif, jangan langsung besar dan mendadak. Sesuatu yang mendadak dan besar dampaknya relatif tidak bagus apalagi kalau itu kenaikan harga suatu barang atau jasa. Jadi kalau mau naik 100 persen, proyeksikan saja naiknya secara bertahap,” ujarnya.

Sumber: Akurat.co

Dalam Konser Tur Ed Sheeran Divide World Tour 2019, Indonesia Jadi Negara Penutup



Pada 3 Mei 2019 mendatang, Ed Sheeran siap mengguncang ibukota dengan konsernya yang digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.


Pihak promotor PK Entertainment menjelaskan, Indonesia menjadi negara penutup konser yang bertajuk 'Ed Sheeran Divide World Tour 2019'.

"Indonesia negara penutup dari konser tur Asianya," ujar Peter Harjani, CEO PK Entertainment dalam jumpa pers yang digelar di press room GBK, Jakarta Pusat, Senin (29/4).

Peter menjelaskan, segala persiapan untuk konser Ed Sheeran sudah mencapai 70 persen rampung, sementara untuk persiapan tata panggung sudah mencapai sekitar 80 persen.


Nantinya, group band rock asal Jepang, 'One Ok Rock' akan menjadi opening act dalam konsernya yang akan tampil pada pukul 18.45 WIB. Sementara Ed Sheeran akan tampil pada pukul 20.00 WIB.

"One Ok Rock pilihan dari manajemen artis. One Ok Rock merupakan supporting act untuk seluruh tangkaian tur Asianya," jelas Peter.

Nantinya, pihak promotor akan mulai open gate untuk area jogging pada pukul 13.00 WIB. Sementara untuk gate area konser akan dibuka mulai pukul 17.00 WIB.

Sumber: Akurat.co

Kemlu Panggil Dubes Vietnam Terkait Kapal Vietnam Tabrak KRI Tjiptadi-381



Duta Besar (Dubes) Vietnam untuk Indonesia, Pamp Vinh Quang telah dipanggil Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk menyampaikan protes terkait kapal Coast Guard Vietnam yang menabrak Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tjiptadi 381 di Natuna.

"Kemlu telah panggil Kedubes Vietnam di Jakarta untuk sampaikan protes atas penyerempetan Kapal Dinas Perikanan Vietnam tehd KRI Tjiptadi 381 pada 27/04/2019," kata Juru Bicara Kemlu Arrmanatha Nasir di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019.

Dikatakan bahwa kapal Coast Guard Vietnam tersebut sudah jelas melanggar hukum internasional. Disamping itu, tindakan kapal Vietnam itu juga tidak sejalan dengan semangat dan prinsip-prinsip ASEAN.

"Tindakan kapal Dinas Perikananan Viet Nam membahayakan nyawa aparat kedua negara, tidak sejalan dgn hukum internasional, dan tidak sesuai dgn semangat ASEAN," sambungnya.

Namun, belum ada pernyataan dari pihak Kemlu RI apa isi pembicaraan antara Pemerintah Indonesia dan pihak Kedutaan Vietnam tersebut.

Seperti diketahui, pada Sabtu (27/4/2019) kemarin, KRI Tjiptadi-381 melaksanakan penegakan hukum dan kedaulatan di Perairan Indonesia, tepatnya di Laut Natuna Utara terhadap KIA Vietnam BD 979 yang sedang melaksanakan Illegal Fishing.

Namun KIA tersebut dikawal oleh Kapal Pengawas Perikanan Vietnam yang berusaha untuk menghalangi proses penegakan hukum dan kedaulatan yang dilakukan oleh KRI Tjiptadi-381 dengan memprovokasi melalui usaha mengganggu proses penegakan hukum dan kedaulatan dengan cara menumburkan kapalnya ke KRI Tjiptadi-381.

Sumber: Akurat.co

Gedung Kementerian Perdagangan di Geledah KPK



Kantor Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita telah di geledah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penggeledahan ini merupakan buntut dari kasus dugaan suap yang menyeret anggota Komisi VI DPR dari Golkar, Bowo Sidik Pangarso.

KPK melakukan kegiatan penggeledahan di Kantor Kementerian Perdagangan di ruang Menteri Perdagangan RI sejak pagi ini,” ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Senin (29/4/2019).

Menurut Febri, penggeledahan tersebut dilakukan untuk pengembangan yang dilakukan penyidik dalam kasus dugaan suap tersangka Bowo.

Penggeladahan itu sendiri saat ini masih berlangsung. “Penggeledahan masih berlangsung,” tandas Febri.

Sebelumya, Bowo diduga menerima suap dari Marketing Manager Humpuss, Asty Winasti, sebesar Rp89,4 juta, Rp221 juta dan 85,130 dolar AS.

Suap tersebut diberikan melalui rekan Bowo Pangarso, Indung. Bowo, Asty, dan Indung sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Suap itu diduga agar Bowo Pangarso mempengaruhi PT Pupuk Indonesia Logistik agar memberikan pekerjaan distribusi pupuk. Pekerjaan itu, sebelumnya sudah pernah dikerjakan PT Humpuss, tapi masa kerja samanya sudah berakhir.

Kesepakatan antara PT Pupuk Indonesia Logistik dan PT Humpuss untuk distribusi pupuk kemudian kembali terjalin. Tepatnya, setelah ada penandatanganan MoU pada 26 Februari 2019.

Suap diberikan agar Pupuk Indonesia memakai jasa PT Humpuss Transportasi Kimia untuk mendistribusikan pupuk. Pada saat penangkapan Bowo, KPK menemukan uang total Rp8 miliar dalam 400 ribu amplop yang dibungkus 84 kardus.

Uang itu terdiri dari pecahan Rp20 ribu, Rp50 ribu, Rp100 ribu. KPK menduga uang itu akan dipakai Bowo Pangarso untuk ‘serangan fajar’ dalam Pemilu 2019.

Sumber: Akurat.co

Kemenpar Puji Ridwan Kamil Karena Fokus Mengurus Pariwisata Jabar




Kota Bandung sangat terkenal karena destinasi wisata kuliner, wisata alam, dan buatan yang sangat memanjakan. Karena banyak Aneka Kuliner yang enak di Kota Kembang ini, menjadikan Bandung sebagai salah satu fokus sentra kuliner Indonesia yang digalakkan kementrian Pariwisata (Kemenpar) disamping Jogja dan Bali.

Maka tak heran jika perguruan tinggi pariwisata di Bandung sangat diminati mahasiswa yang ingin fokus mendalami dunia kuliner.

“Salah satu tugas dari Kedeputian Industri dan Kelembagaan Kemenpar adalah menangani SDM, termasuk di dalamnya enam perguruan tinggi pariwisata negeri di Indonesia yang salah satunya di Bandung, STP NHI Bandung yang unggul dengan program kuliner,” kata Deputi Industri dan Kelembagaan Kemenpar, Ni Wayan Giri Adnyani, kepada AkuratTravel, dalam gelaran ‘Pesona Jawa Barat’ diPark and Ride Thamrin 10, pada Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu, (28/4).




Pesona Jawa Barat di Car Free Day (CFD) Jakarta. AKURAT.CO/Bonifasius Sedu Beribe
Pada gelaran promosi destinasi yang fokus kepada pelancong lokal ini, Kemenpar mengapresiasi perhatian dan fokus Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang aktif menggaet pelaku industri pariwisata dan bersinergi dengan PHRI dan ASITA untuk terus mengembangkan potensi Jawa Barat.

Apalagi, Kang Emil selalu menaruh fokus besar pada milenial yang jumlah dan pengaruhnya sangat besar dan signifikan untuk perkembangan pariwisata.

“Kami sangat antusias dengan Jawa Barat. Kami bekerjasama dengan daerah dan provinsi. Gubernurnya juga sangat aktif dan menempatkan pariwisata sebagai sektor pembangunan utama, prioritas. Dan sekarang era 4.0, Jawa Barat sudah banyak membangun destinasi digital untuk para milenial,” puji Ni Wayan.

Sumber: Akurat.co

Petugas KPPS Meninggal Dalam Keadaan Hamil, Bayi Berhasil Diselamatkan



Muridah Petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Gampong Peulokan, kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh yang sedang hamil delapan bulan telah meninggal dunia karena kelelahan.

Ketua Divisi Data dan Informasi Komisi Independen Pemilihan Aceh, Agusni, mengatakan sebelum meninggal Muridah sakit dan dirawat di Puskesmas Labuhan Haji Barat. Bukannya membaik, kondisi Muridah semakin menurun sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Teuku Pekan, Blang Pidie, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Korban menjalani operasi di RSUD Teuku Pekan.

"Bayi dalam kandungan berhasil diselamatkan. Sementara korban meninggal dunia," kata Agusni.

"Korban melaksanakan tugas siang malam dalam kondisi sedang hamil 8 bulan sejak hampir sepuluh hari terakhir," jelas Agusni lagi.

KIP Aceh berduka atas musibah yang dialami Muridah.

"Banyak syuhada pahlawan demokrasi dijemput ajalnya yang terus berguguran, kiranya mendapat tempat indah di sisiNya," ujar Agusni.

"Hendaknya semua kita menjadi ikhtibar dan menyadari akan musibah ini lantaran terlalu lelah atas ikhtiar kami untuk menghasilkan pemilu 2019 menjadi lebih baik, transparan, kredibel, luber dan jurdil," dia menambahkan.

Muridah menambah daftar petugas pemilu yang meninggal di Provinsi Aceh. Jumlah total sampai sejauh ini lima orang. Sementara, petugas yang dirawat di rumah sakit 100 orang lebih.

Secara nasional, jumlah petugas penyelenggara pemilihan umum yang bertugas di tempat pemungutan suara yang meninggal dunia hingga Sabtu kemarin tercatat mencapai 326 orang.

Sumber: Akurat.co

Madrid Tumbang di Markas Rayo Vallecano



Dalam lanjutan pekan ke-35 La Liga Spanyol, Real Madrid harus takluk ditangan Rayo Vallecano yang bermain di Estadio De Vallecas. Real Madrid harus menerima kekalahannya dengan penghuni dasar klasemen sementara dengan skor tipis 1-0.

Real Madrid yang masih belum bisa ''move on'' dari kepergian Cristiano Ronaldo mendapat ujian tambahan saat menyambangi markas Rayo Vallecano. Pasalnya di laga kali ini mereka harus bermain tanpa Karim Benzema yang merupakan pencetak gol terbanyak Real Madrid di musim ini.

Benzema tidak disertakan bersama tim yang diberangkatkan ke markas Rayo Vallecano lantaran mengalami cedera pada otot paha kirinya.

Absennya Benzema jelas memberikan dampak langsung bagi ketajaman Madrid di lini depan. Meski menyisakan nama Gareth Bale di lini depan, namun itu belum cukup untuk bisa membantu Madrid merobek gawang tuan rumah.

Tak hanya lini serang, Madrid juga memiliki masalah pada lini pertahanan mereka. Absennya Sergio Ramos membuat benteng pertahanan Madrid seakan kehilangan sosok pemimpin.

Hasilnya, pemain belakang Madrid melakukan kesalahan fatal yang kemudian berujung pada hadiah penalti untuk tuan rumah. Adri Embarba yang dipercaya untuk menjadi eksekutor kemudian tak menyia-nyiakan kesempatan mengungguli Madrid pada menit 23. Skor 1-0 kemudian bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua Madrid mencoba untuk menata permainan mereka. Tetapi gol penyeimbang tak juga tiba. Meski mampu terus menekan, namun rapatnya pertahanan tuan tumah menyulitkan lini serang El Real untuk bisa mendapatkan peluang matang.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, tak ada lagi gol tambahan yang bisa tercipta. Madrid pun harus rela pulang dengan tangan hampa akibat kekalahan tipis 1-0 dari penghuni dasar klasemen sementara La Liga.

Rayo Vallecano 1-0 Real Madrid

La Liga Spanyol (Pekan ke-35)
Estadio De Vallecas, Madrid/ Senin, 29 April 2019 (01.45 WIB)
Wasit: Pablo Gonzalez
Gol: Adri Embarba (P - 23)

Susunan Pemain
Rayo Vallecano (4-2-3-1): Alberto Garcia, Tito, Ba, Mario Suarez, Jose Angel Pozo, Alez Moreno, Agbo, Javi Guerra, Babe, Adri Embarba. Pelatih: Paco Jemez
Real Madrid (4-3-3): Caourtois, Marcelo, Daniel Carvajal, Varane, Jesus Vallejo, Modric, Kroos, Llorente, Dani Ceballos, Bale, Diaz. Pelatih: Zinedine Zidane

Sumber: Akurat.co

Akademisi: Usai Pemilu, Yang Jadi Prioritas Utama Harus Kepentingan Bangsa



Untuk mengembalikan proses pemilu sesuai dengan tahapan dan mekanisme hukum yang berlaku, semua pihak telah diminta untuk menahan diri. Pada 17 April, Rakyat Indonesia telah memberikan hak politiknya dengan memilih calon pemimpinnya untuk lima tahun mendatang. Oleh karena itu apapun hasilnya harus diterima dengan lapang dada.

"Jangan ada main hakim sendiri, jangan ada upaya membenturkan antarpendukung kedua pasangan calon, dan terlebih, kepentingan bangsa dan negara harus menjadi prioritas utama. Apapun hasil pemilu, dan siapapun pemenangnya, harus diterima semua pihak," kata Anggota Lembaga Hubungan dan Kerja sama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah Hery Sucipto dalam keterangannya kepada media, Senin (29/4/2019).

Hery menilai adanya klaim sepihak kemenangan oleh salah satu pasangan calon menunjukkan ketidakdewasaan berpolitik elite politik Indonesia. Deklarasi pemilu damai kedua paslon dan diikuti para pendukung masing-masing saat awal kampanye, tidak bermakna sama sekali.

"Provokasi ini harus diakhiri dengan kembali kepada mekanisme dan tahapan pemilu yang telah ditetapkan KPU dan disepakati semua partai politik peserta pemilu," kata Hery yang juga menjabat Direktur Pusat Kajian Keamanan dan Strategi Global, Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Hery juga khawatir adanya upaya sistematis delegitimasi terhadap penyelenggara pemilu, yakni KPU, Bawaslu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).

Khusus untuk KPU sebagai penyelenggara teknis, upaya delegitimasi itu sangat nyata dengan adanya hoax di berbagai tempat yang dilakukan pasangan calon tertentu dan ternyata itu tidak terbukti. Contohnya hoaks Ratna Sarumpaet, tujuh kontainer surat suara tercoblos, server KPU, dan masih banyak lainnya.

"Saya melihat hoaks ini bagian dari skenario untuk mengacaukan pemilu dan targetnya menggagalkan hasil pemilu itu sendiri. Mengapa ini terjadi? Karena ketidaksiapan mental siap kalah dan siap menang," jelasnya.

Upaya delegitimasi ini sekaligus sebagai bukti menolak hasil pemilu sehingga mereka akan menuntut pemilu ulang.

"Ini bukti jika ada upaya serius dari pihak tertentu untuk pembenaran bahwa pemilu gagal dengan adanya berbagai kecurangan dan lain sebagainya," tuturnya.

Pemilu serentak pertama 2019 ini lanjutnya sebagai pemilu paling rumit dan melelahkan, bahkan memakan ratusan korban jiwa dan lebih seribu lainnya sakit. Ini pengalaman penting untuk penyelenggaraan pemilu berikutnya.

Sumber: Akurat.co

Imbang Saat Menjamu Chelsea, MU Gagal Memperbaiki Posisi



Dalam tangga klasemen sementara Liga Primer Inggris 2018-2019, Manchester United telah gagal untuk memperbaiki posisinya karena hanya mampu bermain imbang saat menjamu Chelsea. Manchester United yang tampil ciamik di sepanjang pertandingan hanya mampu mengakhiri pertandingan dengan skor 1-1.

Manchester United yang menelan tujuh kekalahan di sembilan pertandingan terakhirnya benar-benar tampak jauh berbeda saat menjamu Chelsea Old Trafford malam hari ini. Bukan saja mampu mendominasi penguasaan bola, Manchester United juga tampak lebih efektif dalam setiap skema serangan.

Hal ini tentunya tak terlepas dari peran Juan Mata. Pemain yang hari ini tengah berulang tahun tersebut benar-benar mampu memberikan dampak luar biasa.

Kembali dimainkannya Juan Mata terbukti memberi perubahan signifikan pada permainan Setan Merah. Sang pengatur serangan asal Spanyol ini bahkan sudah membawa MU unggul atas tamunya saat pertandingan baru memasuki menit ke-sebelas.

Tetapi Juan Mata bukan menjadi satu-satunya sosok utama dalam penampilan MU di babak pertama. Kehadiran Nemanja Matic dan Ander Herrera di lini tengah juga menjadi alasan kenapa Setan Merah mampu tampil jauh berbeda dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.

MU tampak lebih solid dalam menghadapi serangan yang datang. Sejumlah skema serangan yang dibangun Chelsea bahkan tak bisa berjalan semestinya karena tertutupnya ruang untuk mengalirkan bola.

Memang, Chelsea pada akhirnya mampu membuat kedudukan kembali imbang 1-1 jelang berakhirnya babak pertama. Namun gol yang dicetak Marcos Alonso tersebut lahir karena kurang cakapnya David De Gea dalam mengantisipasi sepakan keras Antonio Ruediger dari luar kotak penalti.

Namun di babak kedua Chelsea mulai mampu mengimbangi permainan Setan Merah. Meski tetap bisa memberikan ancaman berbahaya, namun sengatan para penyerang tuan rumah tak lagi setajam di babak pertama.

Solskjaer bahkan memilih untuk melakukan sejumlah pergantian setelah permainan anak asuhnya dianggap tak bisa untuk berkembang.

Rashford menjadi nama pertama yang ditarik keluar. Setelah itu pergantian kembali di lakukan lantaran Eric Baily mengalami cedera.

Namun pergantian yang paling terasa dampaknya adalah saat Juan Mata ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh McTominay. Sejak saat itu orientasi permainan MU berubah menjadi lebih bertahan. Sebaliknya, Chelsea mencoba untuk bisa lebih menekan tuan rumah.

Namun solidnya lini tengah MU di laga kali ini membuat para pemain Chelsea kesulitan untuk bisa memberikan ancaman langsung ke gawang David De Gea. Pertandingan pun akhirnya harus ditutup dengan skor imbang 1-1, yang membuat MU masih belum bisa beranjak di posisi enam klasemen sementara.

Manchester United 1-1 Chelsea

Liga Primer Inggris (Pekan ke-36)
Stadion Old Trafford, Manchester/ Minggu, 28 April 2019 (22.30 WIB)
Wasit: Martin Atkinson
Gol: Juan Mata (11'), Marcos Alonso (43')

Susunan Pemain
Manchester United (4-3-3): De Gea, Young, Lindeloef, Shaw, Bailly, Mata, Matic, Herrera, Pogba, Lukaku, Rashford. Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer
Chelsea (4-3-3): Kepa, David Luiz, Azpilicueta, Marcos Alonso, Ruediger, Kovacic, Jorginho, Kante, Willian, Hazard, Higuain. Pelatih: Maurizio Sarri

Sumber: Akurat.co

KPK Amankan Dokumen Saat Geledah Rumah Bupati Solok Selatan



Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berhasil mengamankan sejumlah alat bukti dari hasil penggeledahan di kediaman Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria terkait kasus korupsi yang belum dijelaskan secara rinci.

"Dari lokasi (Rumah Bupati) disita dokumen-dokumen terkait proyek," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, pada Kamis (25/4/2019).

Meski masih enggan menjabarkan lebih lanjut terkait kasus apa yang tengah ditangani pihaknya di provinsi Sumatera Barat tersebut, namun ia memastikan bahwa sudah ada tersangka dalam kasus ini.

Mengingat, proses penanganan perkaranya sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan.

"Prosesnya tentu sudah di tingkat penyidikan. Namun karena tim masih bekerja di lapangan, nanti informasi lebih lengkap terkait perkara dan tersangkanya akan disampaikan menyusul," kata Febri.

Sumber: Akurat.co

Polres Jakbar Berhasil Amankan 120 Kg Sabu




Jajaran Polres Metro Jakarta Barat telah berhasil menggagalkan aksi penyelundupan Narkoba jenis Sabu-Sabu yang merupakan terbesar sepanjang tahun 2019. Dimana pihak kepolisian mengamankan 120 kilogram Sabu-Sabu.

Hasil penyelidikan sementara Narkoba tersebut merupakan barang haram dari jaringan jaringan Myanmar, Thailand, Malaysia dan Indonesia. Untuk mengelabui petugas, komplotan memasukkan Sabu-Sabu di dalam karung bersama arang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono mengatakan, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa ada barang haram akan diantar ke Daerah Balaraja, Banten pada (15/4/2019).

Argo mengakui tangkapan Polres Metro Jakarta Barat 120 kg Sabu-Sabu merupakan yang terbesar di tahun 2019.

"Kemudian, Satnarkoba Unit I Polres Metro Jakarta Barat melakukan penyelidikan akhirnya pada 15 April kemarin menangkap mobil kontainer ini di Tol Bakauheni, Lampung," ujar dia di Mapolres Jakarta Barat Kamis (25/4/2019).

Kemudian, lanjut Argo sopir mobil berinisial JP dan kernet mobil dibawa ke Mapolres Jakarta Barat untuk diselidiki siapa pemilik dari sabu tersebut.

"Karena saat itu momen pengamanan Pemilu maka anggota melakukan pengamanan dahulu sembari menyelidiki pemiliknya," ucap Argo.

Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi melanjutkan, setelah diselidiki pihaknya mendapati pemilik Sabu-Sabu ini berinisial HT dan ditangkap pada (17/4/2019) dan pelaku MS alias KK ditangkap pada (19/4/2019) di Pekanbaru, Riau.

"Kami masih buru pelaku lain berinisial AS yang mengirim Sabu-Sabu dari Malaysia menggunakan speed boat ke Bengkalis Riau," pungkas Hengki.

Para pelaku ditekankan Pasal 112,114 dan 132 Tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Sumber: Akurat.co

Gerindra dan PAN Tak Sejalah Terkait pembentukan Pansus Kecurangan Pemilu



Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) kecurangan Pemilu 2019 telah dinilai Anggota Fraksi PAN DPR RI Bara Hasibuan. Menurutnya pembentukan Pansus Kecurangan Pemilu 2019 tidak memiliki relevansi karena sudah ada mekanisme yang diatur dalam UU Pemilu kalau ada indikasi kecurangan.

"Sama sekali tidak relevan, karena tidak ada kecurangan yang masif, terstruktur dan bersifat nasional," kata Bara, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Dia mengatakan dalam UU Pemilu disebutkan kalau ada indikasi kecurangan dalam pemilu, maka harus membawa kasusnya ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Karena itu, Bara memastikan Fraksi PAN tidak akan ikut dan tidak mendukung Pansus tersebut.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Kecurangan Pemilu 2019, karena banyak temuan dugaan kecurangan pemilu yang cukup masif, terstruktur, dan brutal.

"Saya akan mengusulkan meski ini akhir periode, kalau misalnya teman-teman itu menyetujui akan bagus untuk evaluasi ke depan. Karena kecurangan ini cukup masif, terstruktur dan brutal. Mulai pra pelaksanaan, pelaksanaan dan pasca-pelaksanaan," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Rabu (24/4).

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, adanya pansus akan menjadi alat penelusuran kelemahan dari sistem dan prosedur pemilu, sehingga bisa dilakukan evaluasi menyeluruh.

Sumber: Akurat.co

Terdapat Isu Penggerakan Massa, Gubernur Banten Imbau Warganya Agar Tidak Ikut Terhasut



Terdapat isu penggerakan massa atau people power yang bisa merusak keamanan, Gubernur Banten Wahidin Halim telah mengimbau warganya agar tidak terhasut dengan isu tersebut. Wahidin Halim meminta warganya untuk terus menjaga kondusifitas Banten pasca pemilu kemanrin.

"Terkait ada yang mengatakan isu people power itu masyarakat jangan sampai terganggu, jangan emosional, jangan sampai terjebak. Kalau ada suatu isu, tabayyun saja atau konfirmasi tentang isu tersebut," ujar Wahidin Halim, Kamis (25/4/2019).

Pria yang akrab disapa WH itu melakukan silaturahmi dengan para pegawai Kemenag yang aktif dalam kegiatan keagamaan, agar nantinya para tokoh dan pegawai Kemenag itu bisa mengajak masyarakat Banten untuk turut menjaga kondusifitas dan persatuan.

Menurut WH, perbedaan yang terjadi saat Pemilu kemarin jangan sampai terus terbawa hingga pascapemilu ini, apalagi jika sampai merusak persatuan dan kedamaian yang sudah terjalin di Provinsi Banten selama ini.

"Silaturahmi ini untuk menyatukan masyarakat. Agar masyarakat yang tadinya berbeda pilihan dan pendapat saat Pemilu tidak sampai dipertajam hingga menimbulkan pertikaian," jelas WH.

WH menjelaskan, kondusifitas yang sudah terjadi di Banten saat Pemilu menurutnya merupakan hal yang membuktikan bahwa warga Banten adalah orang-orang yang cerdas dan bersatu. Meski begitu, dirinya mengaku terus bersinergi dengan aparat dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan ini pascapemilu ini.

"Rakyat Banten itu cerdas, sudah berapa kali Pemilu, Pilkada semua aman. Jumlah partisipasi masyarakat di Banten juga saya puas, lebih dari 70 persen kan, hampir 80," katanya.

Terkait adanya berita bohong atau hoax yang sering bermunculan saat ini sehingga memicu pertikaian, dirinya meminta agar warga Banten bisa selektif, supaya tidak melakukan respon yang salah atas suatu berita.

"Kan kalau istilah pak Kanwil Kemenag itu 'saring' dan 'sharing' jadi disaring dulu, tabayyun dulu baru setelah itu bisa sharing," paparnya.

Sumber: Akurat.co

Muhammad Ali Gantikan Posisi Sofyan Basir Sebagai Plt Dirut PLN



Sofyan Basir kini telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1. Untuk menggantikan Sofyan Basir sebagai pelaksana tugas (Plt) dirut, Dewan Komisaris PT PLN (Persero) telah menetapkan Direktur Human Capital Management PLN Muhammad Ali menjadi Plt Dirut PLN.

"Betul, Dewan Komisaris memutuskan Muhamad Ali menjadi Plt Dirut PLN. Kami tinggal menunggu surat resmi dari Dewan Komisaris hari ini (Kamis)," kata Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Menurut dia, penetapan Plt Dirut PLN selain karena Sofyan Basir menjadi tersangka, juga untuk memastikan operasional perusahaan berjalan seperti biasa.

"PLN perusahaan besar, strategis dan melayani kebutuhan listrik masyarakat dan seluruh jenis industri. Harus ada yang ditunjuk menjadi pelaksana tugas dirut," ujarnya.

Ia menjelaskan sesuai anggaran dasar, RUPS mempunyai waktu 30 hari untuk melakukan proses pergantiannya dengan dirut definitif dan untuk sementara mengangkat Plt Dirut Muhammad Ali.

Sebelumnya, pada Selasa (23/4/2019), KPK resmi menjadikan Sofyan Basir sebagai tersangka kasus dugaan suap PLTU Riau-1.

KPK menyebutkan Sofyan Basir diduga menerima suap dari pemegang saham Blackgold Natural Resources Johannes Budisutrisno Kotjo terkait kesepakatan kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

"KPK menemukan bukti permulaan yang cukup tentang dugaan keterlibatan pihak Iain dalam dugaan tindak pidana korupsi suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

Tersangka Sofyan diduga bersama-sama atau membantu Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar nonaktif Eni Maulani Saragih dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Johannes Budisutrisno Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

Sumber: Akurat.co

Setelah Selesai Mempersiapkan Pemilu, Sony Sumarsono Meninggal Dunia



Salah seorang petugas KPPS TPS 162, Jatirahayu, Kota Bekasi, Jawa Barat telah meninggal dunia. Petugas KPPS yang bernama Sony Sumarsono tersebut sempat mengalami sesak nafas akibat kelelahan.

Anak Sony, Pranata (36) mengatakan, kegiatan yang terlalu padat membuat kondisi kesehatan ayahnya menjadi menurun. Diakui, Sony bersama KPPS lainnya mulai rutin mempersiapkan TPS sejak satu pekan sebelum hari pencoblosan.

"Bapak saya anggota KPPS sebelumnya emang rapat-rapat gencar banget dari sore sampe malam, rapat terakhir itu gak bisa ikutin rapat harus istirahat. Gejala badan lemas nafsu makan berkurang. Kayak mual-mual dan muntah-muntah," kata Pranata saat ditemui AKURAT.CO di kediamannya, Komplek TVRI Poris, Jatirahayu.

"Kegiatan bapak sebelum tanggal 17 itu memang padat, mulai dari sore hingga tengah malam," lanjutnya.

Menurutnya, kondisi itu membuat Sony tidak bisa lagi melanjutkan sebagai KPPS.

"Bapak sudah tidak bisa jadi panitia lagi, waktu pencoblosan saja harus didampingi," terangnya.

Melihat kondisi yang semakin melemah, membuat pihak keluarga membawa Sony ke Rumah Sakit UKI, Jakarta Timur.

"Bapak meninggal Selasa (24/4/19) semalam kemarin, nanti rencananya mau dimakamin di TPU Pasar Kecapi," pungkasnya.

Sumber: Akurat.co

Kim Jong-Un Tembak Mati 4 Pejabatnya Karena Bocorkan Informasi



Kim Jong-Un telah mengeksekusi empat pejabat Korea Utara karena menjual informasi kepada Amerika Serikat sebelum pertemuan antara Kim Jong-Un dan Donald Trump.

Dilansir dari Daily Mail, keempat pejabat itu berasal dari Kementerian Luar Negeri Korea Utara. Mereka dihukum tembak usai gagalnya perundingan di Vietnam.

Salah satu pejabat yang dihukum mati di Pyongyang pada awal bulan ini merupakan seorang diplomat Kedutaan Besar Korea Utara di Hanoi.

Pemimpin Korea Utara menyalahkan bocornya informasi ke pihak Negeri Paman Sam sebagai penyebab gagalnya perundingan itu.

Menurut laporan media lokal, proses eksekusi itu disaksikan oleh anggota Partai Buruh Korea (WPK) dan Tentara Rakyat Korea.

Kabar dugaan eksekusi mati itu muncul saat media Korea Utara mewartakan saudari Kim Jong-Un, Kim Yo-jong, telah diturunkan jabatannya setelah perundingan nuklir itu gagal.

Tak hanya saudarinya, sang penasihat utama dan negosiator kunci pada perundingan itu juga dicopot dari jabatannya pada awal bulan ini.

Sang negosiator bernama Kim Yong-chol disebut-sebut sebagai penasihat kebijakan yang paling dipercaya pria 35 tahun itu. Ia dicopot dari jabatannya sebagai kepala Departemen Front Persatuan.

Ia 'disingkirkan' usai pertemuan kedua antara Donald Trump dan Kim Jong-Un gagal mencapai kesepakatan tentang pemberian sanksi, di mana Pyongyang baru akan mendapat imbalan jika telah membongkar program nuklirnya.

Sumber: Akurat.co

Ada Video Pembakaran Kotak Suara di Papua, Bawaslu telusuri Kebenarannya



Video pembakaran surat dan kotak suara telah menjadi viral dan mendapatkan beragam tanggapan. Komisioner Bawaslu Provinsi Papua segera ke Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya Untuk mengecek apakan video pembakaran kotak suara tersebut benar.

"Jadi, nanti Pak Niko Tunjanan, komisioner Bawaslu Kordiv Pengawasan yang akan ke Puncak Jaya," kata Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Provinsi Papua Amandus Situmorang di Kota Jayapura, Rabu (24/4/2019).

Amandus yang juga Ketua Koordinator Gakkumdu Provinsi Papua mengatakan Niko Tunjanan akan dijadwalkan berangkat pada Kamis (25/4) ke Kabupaten Puncak Jaya dengan harapan bisa mendapat keterangan terkait video tersebut.

"Kami juga sudah sampaikan ke Bawaslu Puncak Jaya agar segera telusuri peristiwa ini, termasuk proses pemilunya di sana bagaimana," katanya.

Dalam video yang berdurasi kurang lebih 5 menit 7 detik itu, terlihat tumpukan surat dan kota suara yang sedang terbakar dan diduga sebagai logistik pemilu 2019.

Selain itu terlihat juga seorang ibu dan anak yang sedang membuang sejumlah surat suara kearah tumpukan tersebut.

Ada juga suara dari orang yang merekam video tersebut dan menyebutkan bahwa "Selamat siang. Inilah tempat pembakaran kotak suara maupun surat suara di Distrik Tingginambut. Masyarakat melakukan pembakaran, tolong teman-teman viralkan di media sosial...."

Sumber: Akurat.co

Taklukkan MU, Man City Ambil Alih Puncak Klasemen



Dalam laga lanjutan pekan ke-36 Liga Primer 2018-2019, Manchester City telah mempermalukan Manchester United (MU) dengan mengalahkan MU dikandangnya dengan skor 0-2.

MU menciptakan peluang emas pertama di menit 15. Pemain asal Brasil Fred, melepaskan sepakan spekulasi ke gawang Ederson Moraes, namun percobaannya masih melebar tipis.

Giliran Lingard mengancam gawang City, satu menit berselang. Setelah menerima umpan dari Pogba, pemain asal Inggris itu melepaskan sepakan voli yang membuat Ederson mati langkah. Namun bola masih melebar

Hingga setengah jam jalannya laga, pertahanan MU terlihat sangat disiplin untuk meredam semua serangan City dari berbagai titik.

Sepanjang jalannya babak pertama, City menguasai pertandingan dengan total ball possesion sebanyak 71 persen dan total melepaskan 362 umpan, sedangkan MU hanya 151 passing. Skor kacamata menutup babak pertama.

Babak kedua jadi momentum kebangkitan City. Belum genap 10 menit berlangsung, skuat asuhan Pep Guardiola bisa membuka gol lewat aksi indivisu Bernardo Silva di sisi kanan dengan melepaskan sepakan kaki kiri yang tak mampu dibendung De Gea.

Menit 66, tim tamu semakin "tak sopan" setelah berhasil menggandakan keunggulan di menit 66. Kali ini giliran Leroy Sane yang mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakan keras dari dalam kotak penalti mengujam gawang MU.

Skor tak berubah hingga laga usai. Dengan kemenangan ini, City kembali menggeser Liverpool di puncak klasemen dengan perolehan 89 poin.

Manchester United vs Manchester City
Liga Primer 2018-2019
Kick-off: Kamis (25/4)
Wasit: Andre Marriner

Susunan pemain:

Manchester United: De Gea, Young, Darmian, Smalling, Lindelof, Shaw, Pogba, Fred, Lingard, Pereira, Rashford

Manchester City: Ederson, Kompany, Walker, Laporte, David Silva, Fernandinho, Guendogan, Zinchenko, Bernardo Silva, Aguero, Sterling

Sumber: Akurat.co

Wali Kota Tasikmalaya Ditetapkan Sebagai Tersangka Suap Oleh KPK



Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap dalam kasus sebelumnya yang ditangani lembaga anti rasuah tersebut.

Penetapan tersangka tersebut berdasarkan hasil penyelidikan atas pengembangan kasus sebelumnya yang ditangani KPK

"‎Benar (Budi Budiman), sudah (tersangka)," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo saat dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Rabu, (24/4/2019).

Pimpinan KPK, dikatakan Agus, telah menandatangani surat perintah dimulainya penyidikan (Sprindik) dalam kasus Budi Budiman. Meski begitu ia enggan menjelaskan secara lebih detil kasus yang menjerat Wali Kota Tasikmalaya tersebut.

"Jumat (akan) diumumkan di konferensi pers," jelasnya.

Sebelumnya tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di Tasikmalaya, seperti kantor Wali Kota, dan menggeledah rumah dan ruang kerja Budi Budiman. Selain itu, tim KPK juga menyegel kantor Dinas PUPR Kota Tasikmalaya dan ruangan Dirut RSUD dr Soekarjo, Kota Tasikmalaya.

Dalam penggeledahan tersebut, sejumlah dokumen terkait pembahasan anggaran telah disita penyidik untuk kebutuhan penyidikan lebih lanjut.

Diketahui, pada 14 Agustus 2018 lalu, penyidik KPK pernah memeriksa Budi Budiman sebagai saksi kasus suap dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018 dengan terpidana Yaya Purnomo.

Sumber: Akurat.co

Menang Dalam Pilpres, Ini Sumber Data Penghitungan Suara Prabowo-Sandi



Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang telah mengklaim kemenangannya masih menjadi topik hangat yang diperbincangkan publik.

Pasalnya, kepercayaan diri kubu Prabowo Subianto didasari atas hasil perhitungan yang dilakukan internal tim Badan Pemenangan Nasional (BPN), dimana dalam proses tersebut, mantan Danjen Kopassus itu mendapat suara sebesar 62 persen.

Belakangan, terungkap perhitungan tersebut didapat dari divisi relawan, Ruang Sandi yang mengklaim memiliki data valid hasil pemungutan suara 17 April 2019 kemarin.

Dikonfirmasi hal tersebut, Koordinator Nasional Ruang Sandi, Dimas mengungkapkan bahwa pihaknya telah bekerja mengawal proses pemilu 2019 ini sejak awal, dan berhasil mengumpulkan form C1 dari 20 ribu TPS se-Indonesia.

"Ya salah satunya dari kami, tapi pasti BPN punya tim internalnya lain lagi yang lebih kaya sumber dayanya, kalau kami terbatas," ujar Dimas saat ditemui di Media Center Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sriwijaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).

Adapun form C1 yang jadi rujukan dalam perhitungan suara itu didapat Dimas dan rekan-rekannya lewat komunikasi whatsapp antar relawan Ruang Sandi. Bahkan, hingga saat ini, sudah ada 13 ribu data yang telah disortir dan terverifikasi untuk kemudian diolah untuk perhitungan.

"Kalau fotonya ngeblur, tidak jelas nomor TPS, nama kecamatan, kami tidak terima. Tidak ada tanda tangan KPPS lengkap kami juga tak terima," jelasnya.

Menurut Dimas, Ruang Sandi menyajikan data yang berimbang meski bentukan dari badan relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ia pun mengklaim seluruh data yang didapat berasal dari sejumlah wilayah secara acak, bukan hanya berasal dari kantomg suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kami terima data dari masyarakat datanya se-Indonesia, tidak ada sampel dari kantong suara mana pun karena datanya random, banyak data yang masuk 01 menang kita masukin juga, kita terima kita tampilkan," tegasnya.

Sebagai informasi data Ruang Sandi setiap harinya masuk hingga pukul 11 malam. Data masuk tersebut diolah dan ditampilkan versi terbarukan pukul 10 pagi setiap harinya.

Sementara itu, merujuk pada situs resmi Komisi Pemilihan Umum, pemilu2019.kpu.go.id proses perhitungan real count hingga saat ini masih sekitar 27 persen. Berdasarkan pantauan AKURAT.CO pada situs tersebut pertanggal 24 April 2019 pukul 08.35 WIB, paslon Jokowi-Ma'ruf masih unggul 55 persen suara dari rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Unodi angka 44,5 persen.

Jumlah ini masih akan terus bertambah, mengingat masih banyaknya suara yang belum terhitung, dan proses perhitungan bakal berakhir dalam rentang waktu 20 April hingga 8 Mei 2019.

Sumber: Akurat.co

Ratusan Anggota Brimob Polda NTT Akan Dikirim ke Jakarta



Dalam rangka Operasi Mantap Brata pengamanan tahapan Pemilu 2019, 200 personel Brimob Polda NTT akan dikirim ke Polda Metro Jaya Jakarta.

“Para Perwira, Bintara dan Tamtama sekalian yang saya banggakan, pasukan yang diberangkatkan saya harapkan agar melaksanakan tugas dengan rasa penuh tanggung jawab dan ikhlas”, ujar Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman kepada wartawan di Kupang, Selasa(23/4/2019).

Hal ini disampaikan usai memimpin upacara pelepasan 200 personel Brimob Polda NTT di Mako Sat Brimob Polda NTT, jalan Timor Raya, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia mengatakan bahwa tugas menjadi BKO di Mabes Polri adalah tugas negara. Oleh karena itu ia juga mengharapkan agar personel yang diberangkatkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan ikhlas.

Komandan berbintang dua itu mengatakan bahwa pelaksanaan tugas pengamanan Operasi Mantap Brata tidaklah ringan dan penuh tantangan.

“Karena itu sebagai Brimob Polri yang merupakan andalan Polri dalam menghadapi ancaman yang berintensitas tinggi, diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan baik, aman dan sukses,” ujar dia.

Ia berpesan agar Brimob Polda NTT menghindari tindakan yang dapat memicu unjuk rasa atau konflik serta hindari tindakan yang merugikan membahayakan diri sendiri maupun kesatuan.

Mantan Kadivkum Mabes Polri itu menambahkan bahwa anggota yang bertugas untuk taat asas dan mengerti apa yang diperintahkan oleh pimpinan.

“Kenali tugas pokok dan peranan masing-masing, termasuk berbagai potensi kerawanan, sehingga melahirkan cara bertindak keadaan biasa dan bertindak keadaan luar biasa,” tambahnya.

Tak hanya itu ia juga mengharapkan agar pasukan yang berangkat tidak boleh melanggar hukum, norma dan nilai kesusilaan yang dapat merugikan nama baik Sat Brimob NTT.

“Jadilah insan Brimob yang baik sebagai pelopor tertib sosial di tengah masyarakat, para personel patuhi perintah komandan jangan mengeluh karena kalian pergi untuk berikan solusi, dan semangat. Kalian pergi untuk membantu bukan untuk menjadi beban,” tambah dia.

Sumber: Akurat.co