Sepakbola Inggris Telah Ramai Terjadi Aksi Rasisme Dalam Sepekan

Sepakbola Inggris Telah Ramai Terjadi Aksi Rasisme Dalam Sepekan



Aksi Rasisme telah terjadi di kompetisi sepakbola Inggris yang dikenal sangat maju. Ironisnya, lebih dari satu kasus terjadi hanya pada akhir pekan ini.

Aksi Rasisme yang terjadi di Inggris tak hanya terjadi di stadion saja. Ada beberpaa kasus yang terjadi di luar stadion dan lewat media sosial.

Aksi Rasisme yang terjadi di stadion menimpa gelandang Derby County, Duane Holmes, saat bertandang ke markas Brentford di Griffin Park, Sabtu (6/4) dalam lanjutan Championship (divisi dua Liga Primer Inggris). Pemain berusia 24 tahun itu dilecehkan secara rasial saat keluar lapangan pada menit ke-74.

Pihak Brentford sendiri langsung merespon hal tersebut. Mereka mengonfirmasi telah menahan seorang suporter pemilik tiket terusan yang diduga melakukan aksi tak terpuji tersebut.

"Brentford FC akan terus bekerja sama dengan Kepolisian Metropolitan, yang sekarang akan menyelidiki insiden itu. Klub benar-benar mengutuk diskriminasi dalam bentuk apapun dan kami bertekad untuk mengusirnya dari Griffin Park," bunyi pernyataan resmi Brentford.

Sementara, aksi Rasisme lewat media sosial menimpa winger Crystal Palace, Wilfried Zaha. Mantan pemain Manchester United itu dipanggil dengan sebutan 'Monyet penyelam' karena dituding melakukan diving yang berbuah penalti saat timnya menang 1-0 atas tuan rumah Newcastle United.

Hal serupa juga menimpa bek Wigan Athletic, Nathan Byrne. Ia mendapat pesan yang berisi serangan rasial juga di akun Twitter pribadinya usai 2-2 membawa timnya bermain imbang 2-2 saat menyambangi markas Bristol City.

"Wigan Athletic marah dengan pelecehan rasis yang diterima di akun Twitter pribadi salah satu pemain kami, Nathan Byrne, pada Sabtu (6/4) sore. Kami telah melaporkan kejadian itu ke polisi dan akan bekerja dengan otoritas terkait untuk membantu mereka dalam penyelidikan," bunyi pernyataan resmi Wigan.

Satu kasus rasisme lain terjadi bahkan saat pertandingan belum dimulai. Beberapa pemain Northampton Town dilecehkan secara rasial oleh sekelompok orang di luar hotel jelang pertandingan melawan Nots Country di League 2 (divisi empat).

Empat insiden itu terjadi hanya sepekan setelah hal yang sama menimpa penyerang muda Juventus, Moise Kean. Permasalahan ini patut mendapat perhatian khusus dari UEFA atau FIFA agar tak meluas dan bisa mencoreng sepak bola itu sendiri.

Sumber: Akurat.co

0 komentar :

Posting Komentar