KPK Diminta Bongkar Korupsi Sinar Mas Dan Lippo Group Dengan Pejabat Negara
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap dua petinggi korporasi (perusahaan). Petinggi tersebut adalah Direktur Operasional lippo Group Billy Sindoro dan Wakil Dirut Sinar Mas Agro Resources and technology (SMART) dalam Operasi tangkap Tangan (OTT) di Kalimantan Tengah.
Kedua kasus tersebut terkait penyuapan ke aparatur penyelenggara negara, yakni kepala daerah, yakni Bupati Bekasi dan DPRD Kalteng pada Jumat (26/10).
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengatakan, kedua kasus ini menunjukkan ada fenomena perselingkuhan antara korporasi besar Lippo Group dan anak perusahaan Sinar Mas dengan para pejabat negara di daerah.
"Kasus ini merupakan fenomena gunung es, KPK perlu membongkarnya. Perselingkuhan korporarasi besar dan para pejabat selain mempersubur korupsi, juga berdampak besar pada rusaknya ekosistem pemerintahan yang baik," kata Andre dalam keterangannya, Minggu (28/10).
Anggota Badan Komunikasi (Bakom) Partai Gerindra ini menyatakan, publik perlu mendukung KPK untuk fokus menangani kasus-kasus kejahatan korporasi besar.
Selain itu juga Andre mengingatkan, korporasi besar di Indonesia memang selalu memanfaatkan momen Pemilu dan Pilpres 2019 untuk 'melancarkan' bisnisnya di masa depan jika jagoannya terpilih kembali.
"Pemilu ini celah yang rawan untuk dimanfaatkan korporasi besar, karena adanya kebutuhan dana besar untuk Pileg maupun Pilpres," pungkasnya.
Sumber: Akurat.co

0 komentar :
Posting Komentar