kekalahan Indonesia Merebut Tiket Piala Dunia Diiringi Dengan Hujan Deras

kekalahan Indonesia Merebut Tiket Piala Dunia Diiringi Dengan Hujan Deras



Tim Nasional Indonesia U-19 telah kalah melawan dari Jepang U-19 dengan skor 2-0 dan dipastikan gagal mencetak sejarah di hari sumpah pemuda untuk lolos ke putaran final Piala Dunia U-20. 

Bermain dengan pola 3-4-3, Indonesia tampak lebih fokus untuk menebalkan pertahanan ketimbang memberikan tekanan. Situasi ini tampak dimanfaatkan benar oleh para pemain Jepang U-19 yang sejak menit awal terus berada di wilayah pertahanan Skuat Garuda Nusantara -sebutan lain Timnas U-19-.

Bahkan bola sempat masuk ke gawang yang dijaga Muhammad Riyandi pada awal-awal babak pertama. Beruntung asisten wasit di pinggir lapangan lebih dulu mengangkat bendera, sehingga gol yang dicetak Jepang U-19 tak disahkan oleh sang pengadil lapangan.

Indonesia yang kesulitan membangun serangan sebenarnya bukan tak memiliki kesempatan mendapatkan bola. Beberapa kali peluang untuk bisa membangun serangan didapatkan oleh anak asuhan Indra Sjafri ini di sepanjang babak pertama. Hanya saja, para pemain Indonesia sangat mudah kehilangan bola, yang membuat mereka selalu gagal untuk memberikan ancaman ke lini pertahanan sang rival.

Kesempatan terbaik yang dimiliki Indonesia hadir pada menit 29 lewat sepakan bola mati. Sayangnya umpan yang dilepaskan Saddil Ramdani dari luar kotak penalti masih belum bisa dimaksimalkan oleh Witan Sulaeman yang sebenarnya sudah lepas dari pengawalan pemain Jepang.

Saddil juga sempat memberikan kejutan pada menit 36. Melakukan penetrasi dari sisi kanan lapangan, pemain berwajah garang ini mencoba melepaskan sepakan keras dari dalam kotak penalti. Sayangnya Saddil terlalu terburu-buru, sehingga bola sepakannya tak bisa menemui sasaran sehingga hanya menghasilkan tendangan gawang bagi Jepang.

Dan keputusan Indra Sjafri untuk fokus pada pertahanan akhirnya mendapat hukuman pada menit 40. Tendangan keras yang dilepaskan pemain bertahan Jepang U-19, Shunki Higashi, tak mampu dibendung dan melaju mulus ke pojok gawang yang dijaga M.Riyandi.

Skor 1-0 untuk keunggulan Jepang U-19 kemudian bertahan hingga babak pertama usai.

Namun ketinggalan satu gol membuat Indonesia tampak merubah pendekatan permainan mereka pada babak kedua. Diberengi dengan turunnya hujan deras di SUGBK, Timnas U-19 terus memberikan tekanan pada pertahanan Jepang sejak awal babak kedua.

Sejumlah peluang kemudian berhasil mereka ciptakan. Bahkan peluang emas sempat dimiliki oleh Indonesia lewat bola mati dari depan kotak penalti.

Sayangnya sepakan keras Saddil Ramdani yang mengarah tepat ke gawang Jepang U-19 masih berhasil ditepis oleh Kosei Tani yang berada di bawah mistar gawang.

Tetapi beberapa menit berselang, Jepang justru berhasil memaksimalkan serangan yang mereka bangun dari sisi kanan lapangan. Lengahnya Luthfi Kamal dalam memberikan penjagaan, membuat Taisei Miyashiro bisa mencocor bola dengan mudah ke gawang Indonesia.

Situasi ini kemudian membuat Indra Sjafri memutuskan untuk memasukan Rivaldo Todd Ferre untuk menggantikan Kadek. Keputusan ini sekaligus membuat Indonesia kembali menggunakan formasi 4-3-3 seperti yang mereka gunakan di laga-laga sebelumnya.

Sayangnya perubahan ini tak mampu memberikan banyak perubahan pada gaya permainan Indonesia. Para pemain Jepang tampak terlanjur menikmati permainan, baik dalam menjaga pertahanan maupun memberikan serangan.

Dan hingga pengadil lapangan meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, Indonesia tak juga bisa memberikan balasan. Skor 2-0 untuk kemenangan Jepang U-19 pun menjadi penentu berakhirnya langkah Indonesia di ajang Pial Asia U-19 dan sekaligus mengubur mimpi Indonesia untuk turun di ajang Piala Dunia.


Piala Asia U-19 2018
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta/Minggu 28 Oktober 2018
Wasit: Mooud Bonyadifard
Gol: Shunki Higashi (40'), Taisei Miyashiro (70')

Susunan Pemain

Jepang U-19: Higashi, Kobayashi, Hashioka, Sugawara, Saito, Ito, Fujimoto, Kubo, Abe, Tani, Miyashiro. Pelaih: Kageyama Masanaga

Indonesia U-19: Riyandi, Asnawi, Kadek, Indra Mustafa, Irianto, Firza, Luthfi, Abimanyu, Witan, Sadil, Saghara. Pelatih: Indra Sjafri


Sumber: Akurat.co

0 komentar :

Posting Komentar