Garda Revolusi Iran Telah Diberi Label Teroris Oleh Trump
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) telah diberi label teroris oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ini adalah pertama kalinya Amerika Serikat menyatakan tentara nasional negara lain sebagai teroris.
"Langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, dipimpin oleh Departemen Luar Negeri, mengakui kenyataan bahwa Iran bukan hanya sponsor negara terorisme, tetapi bahwa IRGC secara aktif berpartisipasi dalam, membiayai, dan mempromosikan terorisme sebagai alat kenegaraan," kata Trump dalam pernyataannya, dilansir dari laman BBC, Selasa (9/4).
"Jika Anda berbisnis dengan IRGC, maka Anda membiayai terorisme," lanjut Donald Trump.
Ia mengatakan langkah tersebut adalah untuk memberikan tekanan kepada Iran secara meluas. Kebijakan baru itu akan mulai berlaku seminggu kemudian.
Meski Donald Trump didukung oleh Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, beberapa pejabat Pentagon, termasuk Kepala Staf Gabungan Jenderal Joe Dunford, telah menyatakan keprihatinan tentang keamanan pasukan.
Para pejabat militer memperingatkan penunjukan itu bisa memicu kekerasan terhadap pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah tanpa berdampak besar pada ekonomi Iran.
Pasca pernyataan tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mendesak Presiden Iran Hasan Rouhani untuk melakukan tindakan serupa. Hasilnya, Dewan Keamanan Nasional Iran menyatakan Komando Pusat AS (Centcom) sebagai organisasi teroris.
Centcom adalah sayap Pentagon yang mengawasi kepentingan keamanan Washington di seluruh area pusat peta dunia, terutama Afghanistan, Irak, Iran, Pakistan, dan Suriah.
Hubungan Iran dan Amerika Serikat memanas setelah penarikan diri Amerika Serikat dari perjanjian nuklir Iran yang membuat negeri Persia itu kembali dijatuhi sanksi ekonomi.
Sumber: Akurat.co

0 komentar :
Posting Komentar