Terjadi Penembakan di Trem Utrecht, Pelakunya Berhasil Ditangkap
Pelaku Penembakan di Trem Utrecht yang menewaskan tiga orang dan lima orang luka-luka telah berhasil ditangkap kepolisian Belanda. Pria yang diidentifikasi berasal dari Turki bernama Gokmen Tanis tersebut ditangkap beberapa jam setelah kejadian di sebuah bangunan tiga kilometer dari TKP.
Sampai saat ini masih belum jelas apa motif Gokmen melakukan penembakan.
Polisi awalnya mengatakan ada motif terorisme di balik serangan tersebut, namun dalam konferensi pers pernyataan polisi mengatakan motifnya kemungkinan adalah masalah keluarga. Polisi juga menyebut Gokmen adalah sosok yang dikenal oleh polisi.
Seorang pengusaha yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa Gokmen sebelumnya pernah bertempur di Chechnya, Rusia, kawasan di mana kelompok-kelompok jihadis termasuk ISIS beroperasi di negara tersebut.
"Dia pernah ditangkap karena hubungannya dengan ISIS tetapi kemudian dibebaskan," kata pengusaha itu, dilansir dari laman BBC, Selasa (19/3).
Aksi Gokmen dilakukan pukul 10:45 waktu setempat di sebuah trem di jalan 24 Oktoberplein. Saksi menuturkan Gokmen menembak secara membabi buta dan langsung kabur setelah beraksi. Korban tewas pertama adalah seorang wanita, saat ditembak saksi mengatakan bahwa korban sempat berkata, "Saya tidak melakukan apapun,".
"Saya melihat ke belakang dan melihat seseorang berbaring di sana di belakang trem. Orang-orang keluar dari mobil mereka dan mereka mulai mengangkatnya," tutur seorang saksi.
"Saya membantu menariknya keluar dan kemudian saya melihat seorang pria bersenjata berlari ke arah kami, dengan senjatanya terangkat. Saya mendengar orang-orang berteriak 'Penembak! Penembak!' dan saya mulai berlari," lanjutnya.
Akibat kejadian, pemerintah Belanda memberlakukan status keamanan di level tertinggi. Sejumlah fasilitas umum ditutup dan warga diimbau untuk tidak keluar rumah
Sumber: Akurat.co

0 komentar :
Posting Komentar