Menurut Survei PSI Tidak Lolos Parlemen Lagi
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah diprediksi bahwa tidak akan lolos ke DPR RI di Senayan atau Parlemen.
Hal tersebut disampaikan oleh Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, saat memaparkan hasil survei dari lembaganya yang bertajuk 'Menjelang 17 April 2019: Pertarungan antara Elektabilitas dan Mobilisasi Pemilih di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (28/3/2019).
Arya mengungkapkan, hasil surveinya kembali menunjukkan bahwa PSI dan sejumlah partai politik (parpol) baru lain terancam tidak lolos ambang batas parlemen 4 persen. Survei CSIS menghasilkan bahwa partai yang dinahkodai oleh Grace Natalie itu hanya bisa meraih suara sebesar 0,5 persen.
Selain PSI, dalam hasil survei CSIS, partai baru lainnya yang terancam tidak lolos parlemen adalah Perindo 1,1 persen, Garuda 0,1 persen dan Berkarya 0,1 persen.
"Adapun partai lama yang terancam tidak lolos ke Senayan yakni PKPI 0,2 persen, PBB 0,4 persen dan Hanura 0,8 persen. Sementara PPP 3 persen dan PAN 2,5 persen juga masih belum aman, karena masih dalam rentang margin of error ancaman ketidaklolosan parlemen," ungkap Arya.
Sementara itu di klasemen atas, masih menurut survei CSIS, partai dengan elektabilitas tertinggi berturut-turut yakni PDIP 25,9 persen, Gerindra 13,3 persen, Golkar 9,4 persen, PKB 7 persen, Demokrat 5,5 persen, PKS 4,6 persen dan Nasdem 2,3 persen.
"Adapun yang belum menentukan pilihan sebanyak 3,2 persen dan yang tidak menjawab atau menjawab rahasia sebanyak 18,2 persen," ujar Arya.
Survei CSIS itu dilakukan dari 15-22 Maret 2019 dengan jumlah sample sebanyak 1.960 responden yang tersebar secara proporsional di 34 Provinsi di Indonesia. Margin of error survei ini sebesar kurang lebih 2,21 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.
"Dalam melaksanakan survei, kami lakukan dengan pertemuan tatap muka langsung dan mengajukan kuesioner, jadi buka survei internet atau telepon. Survei ini juga didanai secara mandiri dari Yayasan CSIS," kata Arya menambahkan.
Selain CSIS, sejumlah lembaga survei juga memprediksi hal yang sama soal PSI. Sebut saja Litbang Kompas yang telah melakukan survei pada 22 Februari-5 Maret 2019, di mana elektabilitas PSI hanya 0,9 persen.
Kemudian survei Charta Politika yang dilakukan pada 1-9 Maret 2019, yang menunjukkan bahwa elektabilitas PSI hanya 1,4 persen. Terakhir, survei lembaga Vox Populi yang dilakukan pada 5-15 Maret 2019, di mana elektabilitas PSI hanya mencapai 3,7 persen.
Sumber: Akurat.co

0 komentar :
Posting Komentar