Belasan Orang Tewas Akibat Tornado yang Menerjang Amerika Serikat
Pada hari Minggu (3/3/2019) Negara bagian Alabama, Amerika Serikat telah diterjang Angin Tornado. Korban akibat angin Tornado ini sudah 14 orang tewas dan banyak menyebabkan kerusakan.
"Hingga saat ini, tercatat jumlah korban tewas mencapai 14 orang," ucap kepala polisi wilayah Lee, Jay Jones, lewat video yang diunggah di Facebook, dilansir oleh AFP.
Sementara itu, korban lainnya saat ini masih dirawat di rumah sakit. Sebagian mengalami luka serius dan masih ada korban yang dilaporkan hilang. Hingga saat ini pencarian masih dilakukan untuk menemukan mereka yang dilaporkan hilang tersebut.
"Jumlah korban tewas ini diperkirakan masih bertambah. Anak-anak juga termasuk di dalamnya," tambah Bill Harris, petugas yang menginvestigasi jasad korban tewas.
Pusaran angin yang rata-rata berdiameter 0,4 km itu menyapu semua yang dilaluinya. Akibatnya, rumah-rumah roboh dan pohon-pohon tumbang. Dari sejumlah foto dan video yang beredar, tampak pepohonan tumbang, rumah-rumah hancur, dan puing-puing berserakan usai pusaran angin kencang itu menerjang.
Lebih dari 5 ribu warga wilayah Lee tak mendapat pasokan listrik untuk sementara waktu, menurut perusahaan pelacak pemadaman listrik Amerika Serikat, PowerOutage.
Badan Cuaca Nasional telah mengeluarkan peringatan sebelumnya dan menyerukan warga agar berlindung di ruang bawah atau di lantai paling bawah dan menghindari jendela.
Beberapa jam kemudian, bencana angin itu dinyatakan berakhir dan warga diminta 'menampakkan diri' agar petugas bisa segera mengumpulkan data.
Menurut Badan Cuaca Nasional, ada beberapa Tornado menerjang Alabama dan negara bagian sebelahnya, Georgia, pada hari Minggu (3/3).
Tornado pertama yang menyapu wilayah Lee berkecepatan EF-3 dan diameternya lebih dari 0,8 km. Skala kecepatan Tornado sendiri dihitung dengan rentang 0 sampai 5. Artinya, EF-3 itu menandakan angin Tornado bergerak dengan kecepatan 218-266 km/jam.
Sumber: Akurat.co

0 komentar :
Posting Komentar