Jalani Pemeriksaan Selama 20 Jam, Inilah Keterangan Joko Driyono

Jalani Pemeriksaan Selama 20 Jam, Inilah Keterangan Joko Driyono



Joko Driyono sebagai Plt Ketua Umum PSSI, pada hari Selasa (19/2/2019) sekitar pukul 06.53 WIB, akhirnya telah merampungkan agenda panggilan dari Satgas Anti Mafia Bola.

Hampir 20 jam menjalani pemeriksaan terkait kasus pengrusakan barang bukti kasus dugaan pengaturan pertandingan sepakbola, Joko Driyono mengaku bahwa selama agenda berlangsung pihak penyidik bersikap profesional hingga ia pun menjalani agenda ini dengan kooperatif.

"Iya, singkat saja ya, terima kasih. Sejak kemarin jam 10.00 WIB sampai hari ini alhamdulillah saya telah memenuhi undangan satgas untuk didengar keterangan saya sebagaimana surat panggilan. Satgas, penyidik bekerja sangat profesional," buka Joko Driyono.

Sebelum akhirnya merampungkan panggilan dan diizinkan pulang diketahui jika Jokdri, begitu sapaannya, sudah hadir di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya sejak Senin (18/2) sekitar pukul 09.50 WIB. Tak sendiri, ia juga didampingi oleh dua penasihat hukumnya.

Setelah menjalani pemeriksaan yang cukup panjang, Joko Driyono pun agaknya tak mau banyak berkomentar terkait pertanyaan apa saja yang diajukan penyidik padanya. Terlihat begitu lelelah, Jokdri pun memilih berlalu menuju mobilnya sambil mengucapkan terimakasih.

"Saya kira nanti ya, nanti saja (untuk menjelaskan pertanyaan)."

"Saya mengucapkan terimakasih atas pelayanan, interaksi dan proses penyidikan yang berlangsung pada hari kemarin, malam hari hingga hari ini," lanjutnya.

Di tengah sikapnya yang enggan berkomentar banyak soal agenda pemeriksaan, pria asal Ngawi itu sempat membeberkan bahwa akan ada proses lanjutan yang dilakukan pihak penyidik. Untuk itu ia kemudian meminta doa agar semua agenda berjalan lancar.

"Setelah ini masih akan ada proses lanjutan, mohon doanya agar ini bisa berjalan dengan baik, terimakasih ya," tutupnya.

Joko Driyono sendiri ditetapkan sebagai tersangka setelah pihak Satgas Anti Mafia Bola lebih dulu menciduk tiga nama pelaku pencurian dan pengrusakan barang bukti kasus pengaturan pertandingan sepakbola yang sudah dalam jangkauan police line pihak berwajib.

Menyusul hal itu, Jokdri kemudian ikut ditangkap lantaran terbukti jadi aktor utama kejadian pencurian dan pengrusakan beberapa benda dan dokumen tersebut.

Sumber: Akurat.co

0 komentar :

Posting Komentar