Pada tanggal 16 September lalu, tujuh tim profesional di Indonesia telah mencoba membuktikan diri untuk menjadi yang terbaik di turnamen AOV paling bergengsi, ASL (AOV Star League) Season 2. Saat ini hanya ada empat tim terbaik yang berhak untuk melaju ke babak grand final ASL Season 2, yaitu GGWP.ID, EVOS.AOV, SES ASLI ENAAAK, dan DG eSports.
Jelang grand final ASL Season 2 yang akan berlangsung di Tennis Indoor Senayan pada tanggal 16 Februari 2019 besok, berikut ini rangkuman profil keempat tim terbaik tersebut.
1. EVOS.AOV
Salah satu tim di Indonesia yang kenyang akan pengalaman di kompetisi lokal maupun internasional. Tim yang dipimpin oleh Henri “Carraway” Teja ini merupakan juara bertahan ASL di mana mereka merebut juara di season 1 2018.
EVOS.AOV juga sempat beberapa kali bertarung di level internasional, dengan mewakili Indonesia di turnamen AIC (AOV International Championship) 2017 dan AWC (AOV World Cup) 2018.
EVOS.AOV terdiri dari Satria “Wiraww” Adi Wiratama (Jungle), Farhan “Hanss” Akbari Ardiansyah (Abyssal Dragon), Henri “Carraway” Teja (Captain/Observer), Hartanto “Pokka” (Dark Slayer), Hartawan “Wyvorz” Muliadi (Abyssal Dragon), dan Sultandyo “MythR” Raihan Juhilmi (Midlane).
2. GGWP.ID
Kehadiran GGWP.ID di kancah kompetitif AOV Indonesia terbilang sangat baik, di mana mereka berhasil mengukir berbagai prestasi termasuk ketika mereka menyabet gelar juara pada kompetisi Indonesia Game Xperience (IGX) 2018. Pada ASL Season 1 juga, mereka memberikan performa yang sangat baik, meskipun harus puas mengisi posisi Runner Up, di bawah EVOS.AOV.
GGWP.ID terdiri dari pemain-pemain bertalenta seperti Dimoriansa “BaZTeS” Ramadhan (Observer), Ilham “Uugajah” Bahrul (Jungle), Aldi “Aldi” Kurnia (Captain/Dark Slayer), Randy “CL” Shimane (Midlane), dan Muhammad Ilham “QopzY” Habibi (Abyssal Dragon).
3. SES ASLI ENAAAK (SES)
Menjadi perwakilan Indonesia di ajang AIC 2018 tentu membuat banyak orang berekspektasi lebih kepada SES ASLI ENAAAK. Mereka berhasil mengalahkan GGWP.ID dengan skor meyakinkan yaitu 3-0 saat melakoni babak final kualifikasi AIC 2018 Indonesia. Permainan solid yang diperlihatkan SES menjadi salah satu senjata yang mereka andalkan.
Dipimpin oleh Darvianto “R o b o X” (Captain/Midlane), beranggotakan Calvin “Catee” Winata (Jungle), Caisara “Mystyk” Suburta Alfredo Sitepu (Dark Slayer), Ahmad “Mars” Marsam (Abyssal Dragon), dan Andrian “D y Z” Saputra (Observer).
4. DG Esports (Dunia Games)
Kehadiran kapten Kurus di DG Esports bisa menjadi pembeda dari tim-tim lainnya di grand final ASL Season 2. Pasalnya, pria berposisi sebagai Observer ini sempat menjadi kapten bagi Timnas AOV Indonesia dalam pertandingan olahraga resmi Asian Games 2018 lalu. Kehadirannya tentu dapat memberikan suntikan semangat dan juga pengalaman yang penting bagi rekannya.
Tampil dengan kekuatan penuh, DG Esports diisi oleh Yayan “Backdoor” Hidayat (Jungle), Taufik “Ayep” Sopandi (Dark Slayer), Glen “Kurus” Richard Pangalila (Captain/Observer), Valdi” Ran23” Habib (Midlane), dan Andra “Abud” Rizkita (AD).
Sumber: Akurat.co

0 komentar :
Posting Komentar